Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan budaya 5S sebagai bentuk pembiasaan nilai literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan staf sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya 5S telah dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari warga sekolah dan didukung oleh pembiasaan serta program sekolah. Pelaksanaan budaya 5S mencerminkan lima aspek utama, yaitu sopan santun, penghormatan, interaksi sosial positif, disiplin sosial, dan pembiasaan hidup bersama. Aspek-aspek tersebut tampak dalam kebiasaan memberi salam, menyapa, bertutur santun, menghargai sesama, membangun hubungan yang ramah, serta menjalankan kebiasaan sosial secara bersama-sama. Dengan demikian, budaya 5S dapat dipahami sebagai wujud literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar.
Copyrights © 2026