namun mereka rentan mengalami kelelahan kerja akibat beban kerja fisik yang berat, durasi kerja yang panjang, faktor usia, serta peran ganda sebagai pekerja dan ibu rumah tangga. Kelelahan kerja yang berlangsung terus-menerus dapat berdampak pada penurunan produktivitas, meningkatnya risiko gangguan kesehatan, dan menurunnya kualitas hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, durasi kerja, dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada petani padi perempuan di Kecamatan Passi Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petani padi perempuan di Kecamatan Passi Timur. Sampel berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi SPSS Statistics 21. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa umur (p = 0,001), Durasi kerja, (p = 0,018) beban kerja (p= 0,005). Kesimpulan: Usia, durasi kerja, dan beban kerja berhubungan dengan kelelahan kerja pada petani padi perempuan di Kecamatan Passi Timur. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui pengaturan waktu kerja, pengurangan beban kerja, serta penerapan prinsip ergonomi untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan petani perempuan.
Copyrights © 2026