Pedagang kelontong di Desa Sukolilan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal umumnya belum memiliki kemampuan pembukuan yang memadai. Mayoritas pelaku usaha belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha, tidak memiliki catatan transaksi harian, dan tidak mampu menyusun laporan laba rugi sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan para pedagang kelontong melalui pelatihan pembukuan sederhana berbasis SAK EMKM. Program dilaksanakan selama tujuh minggu dengan metode ceramah, praktik langsung, dan pendampingan lapangan kepada 18 peserta yang tergabung dalam kelompok UMKM Tahlil II Desa Sukolilan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan pembukuan peserta dari pre-test ke post-test. Sebagian besar peserta mampu mengisi buku kas harian dan menyusun laporan laba rugi sederhana secara mandiri. Tingkat kepuasan peserta terhadap program mencapai kategori tinggi, dan lebih dari 75% peserta menerapkan pembukuan secara konsisten setelah pelatihan berakhir. Program ini membuktikan bahwa pelatihan dan pendampingan pembukuan berbasis SAK EMKM secara efektif meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM pedesaan.
Copyrights © 2026