Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas jangka panjang yang memengaruhi fungsi motorik dan kualitas hidup pasien. Salah satu bentuk rehabilitasi sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri adalah latihan genggam bola. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien pasca-stroke mengenai stroke dan pentingnya latihan rehabilitatif. Kegiatan dilakukan di Poli Saraf RSU Madani Medan, melibatkan 26 pasien pasca-stroke. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi latihan genggam bola, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai peserta, di mana nilai ≥70 meningkat dari 34,62% menjadi 92,31% setelah intervensi. Sebagian besar peserta berusia >60 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan mengalami stroke iskemik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan pelatihan sederhana dapat memberikan dampak positif terhadap pengetahuan pasien dan mendorong kemandirian dalam proses rehabilitasi. Intervensi ini layak dijadikan strategi edukatif berkelanjutan di layanan kesehatan komunitas.
Copyrights © 2026