Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing, live streaming, dan flash sale terhadap impulse buying pengguna TikTok Shop dengan menggunakan model Stimulus–Organism–Response (S-O-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang merupakan pengguna TikTok Shop dan pernah melakukan pembelian. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial content marketing, live streaming, dan flash sale berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Flash sale merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap impulse buying dengan nilai koefisien determinasi sebesar 62%. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital berbasis stimulus seperti konten menarik, interaksi langsung, dan promosi berbatas waktu mampu meningkatkan kecenderungan pembelian impulsif konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan strategi pemasaran di TikTok Shop guna meningkatkan penjualan, serta bagi konsumen agar lebih bijak dalam melakukan pembelian.
Copyrights © 2026