Abstract: Prosedur pemeriksaan colon in loop pediatrik dengan klinis distended abdomen di Instalasi Radiologi RSUD dr. Soedono Madiun menggunakan media kontras barium sulfat (BaSO₄) dan iodine, serta proyeksi plain AP, LLD, AP post-contrast, dan lateral (dengan dan tanpa balon). Penelitian ini bertujuan menganalisis prosedur serta alasan penggunaan kombinasi media kontras tersebut. Metode penelitian: ini adalah kualitatif studi kasus dengan subjek tiga radiographer dan satu dokter spesialis radiologi. Data dikumpulkan pada September 2025–April 2026 melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil: Penelitian menunjukkan pemeriksaan pada pasien usia 17 hari dilakukan tanpa persiapan khusus. Proyeksi AP, lateral, dan LLD digunakan untuk memperoleh gambaran optimal, tanpa dilakukan post-evakuasi karena kondisi klinis pasien. Kombinasi kontras BaSO₄ dan iodine digunakan untuk meningkatkan kualitas visualisasi, dimana BaSO₄ memberikan pelapisan mukosa yang baik, sedangkan iodine membantu homogenitas pengisian lumen dan ekskresi. Kesimpulan: penelitian ini adalah prosedur colon in loop pediatrik dilakukan secara fleksibel sesuai kondisi klinis pasien. Penggunaan kombinasi media kontras serta pemilihan proyeksi yang tepat dapat meningkatkan kualitas citra diagnostik dan mendukung aspek keselamatan pasien.
Copyrights © 2026