Paparan konten makanan digital (digital food marketing/DFM) semakin meningkat seiring perkembangan media sosial dan platform digital. Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok rentan terhadap pengaruh pemasaran makanan, khususnya produk tinggi gula, garam, dan lemak. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan konten makanan digital dengan preferensi pangan anak sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel ilmiah dalam 5–10 tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa paparan konten makanan digital secara signifikan memengaruhi preferensi, sikap, dan konsumsi makanan anak, terutama meningkatkan ketertarikan pada makanan tidak sehat. Faktor seperti influencer, iklan terselubung, dan personalisasi konten memperkuat efek tersebut. Kesimpulannya, paparan media digital berperan besar dalam membentuk pola konsumsi anak dan memerlukan intervensi kebijakan serta edukasi gizi.Kata kunci: digital food marketing, preferensi pangan, anak sekolah dasar, media sosial, perilaku makan
Copyrights © 2026