Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten TikTok terhadap persepsi kecantikan remaja perempuan. TikTok sebagai media sosial berbasis visual memiliki peran besar dalam membentuk standar kecantikan melalui fitur filter wajah, tren glowing skin, transformasi makeup, serta algoritma yang menampilkan konten serupa secara berulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis konten terhadap representasi kecantikan di TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten kecantikan di TikTok mendorong remaja melakukan perbandingan sosial, objektifikasi diri, serta pengawasan tubuh secara berlebihan. Banyak remaja merasa lebih percaya diri ketika menggunakan filter, namun di sisi lain muncul ketidakpuasan terhadap penampilan asli, rasa minder, dan tekanan untuk memenuhi standar kecantikan digital yang sempit. Selain dampak negatif, TikTok juga memiliki sisi positif melalui konten self-love, edukasi perawatan diri, dan ruang ekspresi identitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan persepsi kecantikan remaja perempuan, baik secara positif maupun negatif. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan pendampingan dari keluarga maupun lingkungan agar remaja mampu membangun citra diri yang sehat, realistis, dan positif.
Copyrights © 2026