Penelitian ini menelaah tentang penerapan konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling individual untuk mengatasi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Negeri 1 Makassar. tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetaui (1) Gambaran penerapan konseling realita dengan teknik WDEP melalui konseling individual dalam mengatasi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Negeri 1 Makassar, (2) Penerapan konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling individual dapat mengurangi perilaku Prokrastinasi akademik siswa di SMP Negeri 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini mnunjukkan: (1) konseling realita dengan teknik WDEP melalui konseling individual terdiri dari 4 tahap yaitu, Want (Mengeksplorasi kebutuhan Konseli), Doing and Direction (mengidentifikasi arah tujuan yang akan dicapai konseli), Evaluation (evaluasi diri atau menyadari perilaku), dan Planning (membuat perencanaan dan komitmen), (2) Ada perbedaan signifikan pada tingkat Prokrastinasi akademik sebelum dan setelah diberikan intervensi konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling artinya pemberian layanan konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling individual berpengaruh dalam mengatasi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Negeri 1 Makassar. Penerapan konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling individual terbukti efektif mengatasi perilaku prokrastinasi akademik
Copyrights © 2026