Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi ekonomi dalam memengaruhi keputusan strategis pedagang kaki lima di kawasan Gegerkalong, Bandung, dalam menghadapi persaingan dan mempertahankan keberlangsungan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur terhadap tiga pedagang kaki lima yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang memiliki tingkat literasi ekonomi yang cukup baik, yang tercermin dari kemampuan mengelola keuangan usaha, memisahkan aset pribadi dan usaha, serta mengambil keputusan secara rasional saat terjadi fluktuasi harga bahan baku. Literasi ekonomi tersebut berperan dalam mendorong penerapan strategi bersaing yang meliputi kepemimpinan biaya, diferensiasi, dan fokus. Strategi tersebut diwujudkan melalui efisiensi biaya operasional, inovasi produk dan variasi menu, pemanfaatan media digital, serta penentuan segmen pasar mahasiswa sebagai target utama. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlangsungan usaha pedagang kaki lima tidak hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga oleh kemampuan dalam mengelola usaha secara strategis dan adaptif. Dengan demikian, literasi ekonomi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha sektor informal di wilayah perkotaan.
Copyrights © 2026