Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya
Vol. 4 No. 1 (2026): April

Relasi Kuasa Orang Dewasa-Anak dalam Novel Di Tanah Lada Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

Savitri, Adelia (Unknown)
Hapsarani, Dhita (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Relasi kuasa orang dewasa-anak dapat menimbulkan perilaku diskriminatif terhadap anak dan dominasi tersebut dianggap sebagai hal yang wajar dalam masyarakat. Novel Di Tanah Lada menawarkan pandangan lain dalam memandang dan memosisikan anak-anak dengan memberikan suara bagi tokoh anak untuk keluar dari dominasi tokoh dewasa. Melalui konsep relasi kuasa orang-dewasa anak dan konsep anak sebagai liyan, penelitian ini berupaya membongkar relasi kuasa tokoh dewasa-anak dalam Di Tanah Lada. Hal ini bertujuan untuk melihat bagaimana novel ini membangun kesadaran bagi orang dewasa dalam memandang anak-anak sehingga tidak menjadikan dominasi terhadap anak sebagai sesuatu yang wajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi dari tokoh dewasa menimbulkan resistensi pada diri dua tokoh anak yang menjadi tokoh utama. Resistensi kedua tokoh anak tersebut diperlihatkan dari penolakan mereka untuk kembali pada mata rantai kekerasan dan pada relasi kuasa yang dibentuk oleh tokoh dewasa. Dengan memilih kematian sebagai jalan keluar, kedua tokoh anak bergantung pada diri mereka sendiri sebagai individu yang bebas, memiliki subjektivitas atas dunianya, dan atas hidupnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan, novel ini menunjukkan kritik terhadap orang dewasa yang menempatkan anak-anak di posisi marjinal

Copyrights © 2026