Jurnal Komunikasi Nusantara
Vol 8 No 1 (2026)

Proses Penulisan Siaran Pers Kegiatan Pimpinan Daerah Melalui Situs Web oleh Pemerintah Kota Bogor

Khoerunnisa, Assyifa Uzzahro (Unknown)
Ramdani, Guruh (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 May 2026

Abstract

A press release is news or information written by an organization to describe the organization's activities. In government agencies, press releases have a vital role to maintain public trust through transparency of information submitted on the agency's official channel. The purpose of this paper is to describe the process of writing press releases of Bogor City regional leaders' activities carried out by the Bogor City Government. This research method uses a descriptive qualitative approach through in-depth interviews and participatory observation. This research reveals that the process of writing press releases is divided into three. First, the pre-production stage which consists of directing the leader's coverage and gathering information. Second, the production stage includes coverage, writing, editing and quality checking. Third, the post-production stage includes press release distribution and media monitoring. Bogor City Government uses a journalistic style in writing press releases with an inverted pyramid model and applies special rules in writing press releases to optimize search engine optimization (SEO), maintain accuracy, neutrality, and news value. This research provides a practical contribution for local government PR practitioners in drafting quality press releases to shape the positive image of government agencies. Abstrak Siaran pers adalah berita atau informasi yang ditulis oleh sebuah organisasi untuk menggambarkan kegiatan organisasi tersebut. Pada instansi pemerintah, siaran pers memiliki peranan vital untuk menjaga kepercayaan publik melalui transparansi informasi yang disampaikan pada kanal resmi instansi. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menguraikan proses penulisan siaran pers kegiatan pimpinan daerah Kota Bogor yang dilakukan oleh Pemkot Bogor. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Penelitian ini mengungkapkan bahwa proses penulisan siaran pers terbagi menjadi tiga. Pertama, tahap praproduksi yang terdiri atas arahan liputan pimpinan dan pengumpulan informasi. Kedua, tahap produksi mencakup liputan, penulisan, penyuntingan dan pengecekan kualitas. Ketiga, tahap pascaproduksi meliputi penyebaran siaran pers dan media monitoring. Pemkot Bogor menggunakan gaya jurnalistik dalam menulis siaran pers dengan model piramida terbalik dan menerapkan aturan khusus dalam penulisan siaran pers untuk optimalisasi search engine optimization (SEO), menjaga akurasi, netralitas, dan nilai berita. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi praktisi humas pemerintah daerah dalam menyusun siaran pers yang berkualitas untuk membentuk citra positif instansi pemerintah.

Copyrights © 2026