An-Nida': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Vol. 14 No. 2 (2026): Maret

ETIKA PENAFSIRAN AYAT DAKWAH DI RUANG DIGITAL: ANTARA POPULARITAS KONTEN DAN OTORITAS KEILMUAN

Mashud (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Mar 2026

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah wajah dakwah Islam secara mendasar. Dakwah yang dahulu lebih banyak berlangsung melalui mimbar, majelis taklim, pesantren, buku, radio, dan televisi kini hadir dalam ruang digital yang cepat, terbuka, interaktif, serta sangat dipengaruhi oleh logika algoritma. Salah satu bentuk perubahan yang menonjol adalah penyebaran tafsir ayat-ayat dakwah melalui YouTube, Instagram, TikTok, Facebook, podcast, dan aplikasi percakapan. Fenomena ini membuka peluang besar bagi perluasan akses masyarakat terhadap pesan Al-Qur’an, tetapi sekaligus menghadirkan persoalan etik dan epistemologis berupa penyederhanaan makna, pemotongan konteks, sensasionalisasi, komodifikasi, dan terbentuknya otoritas keagamaan baru yang sering kali lebih ditentukan oleh popularitas digital daripada kapasitas keilmuan. Artikel ini bertujuan menganalisis etika penafsiran ayat dakwah di ruang digital dengan menempatkan ketegangan antara popularitas konten dan otoritas keilmuan sebagai fokus utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis deskriptif-kritis, normatif-hermeneutis, dan kajian media digital. Sumber kajian meliputi ayat-ayat Al-Qur’an tentang dakwah dan etika komunikasi, literatur ulum al-Qur’an, kitab tafsir, teori dakwah, etika komunikasi Islam, serta penelitian mutakhir tentang tafsir dan dakwah digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah digital berbasis tafsir memerlukan integrasi antara ketepatan metodologi tafsir, adab dakwah, literasi digital, transparansi sumber, dan tanggung jawab sosial. Artikel ini menawarkan model etika tafsir dakwah digital yang mencakup lima prinsip utama: otoritas keilmuan, integritas makna, kesantunan komunikasi, akuntabilitas sumber, dan kemaslahatan publik. Model ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi dai, kreator dakwah, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat digital agar dakwah Al-Qur’an tetap relevan, komunikatif, ilmiah, dan bertanggung jawab.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

annida

Publisher

Subject

Religion Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Komunikasi dan Penyiaran baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Komunikasi dan Penyiaran yang meliputi Komunikasi, ...