Penelitian ini mengkaji mengenai beban ganda yang saat ini dialami oleh perempuan pekerja dengan menggunakan perspektif feminis sosialis. Partisipasi perempuan dalam sektor publik saat ini tidak diiringi dengan redistribusi kerja domestik yang setara dengan laki-laki, maka dari itu banyak perempuan yang mengalami eksploitasi baik dalam ranah reproduktif maupun produktif sendiri. Penelitian ini menggunkan metde kualitatif dengan paradigma kritis melalui observasi awal, wawancara mendalm serta studi dokumentasi yang melibatkan para perempuan pekerja yang telah berumah tangga. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukan bhwa beban ganda bukan hnay persoalan individu akan tetapi juga konsekuensi struktural antara persinggungan patriarki dan kaitalisme. Ideologi patriarki yang menempatkan perempuan sebagai peran utama dalam ranah kerja domestik, sementara kapitalis sendiri memperoleh keuntungan dari kerja reproduktif yang tidak dibayar serta ikut menopang prduktivitas tenaga kerja. Penyeleisaian masalah beban ganda pada perempuan memerlukan transformasi struktural melalui redistribusi kerja domestik serta ideologi patriarki.
Copyrights © 2026