Program wajib reklamasi lahan bekas tambang harus dilaksanakan oleh seluruh perusahaan, baik swasta maupun non-swasta. Pengetahuan dasar mengenai kondisi lingkungan sebelum dan sesudah penambangan serta proses suksesi sangat dibutuhkan untuk mendukung keberhasilani reklamasi. Upaya untuki mengetahuii keberhasilani tersebuti perlu dilakukan evaluasi terhadap tanaman yang telah di tanam. Evaluasi tanaman dapat dilakukan dengan perbandingan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan tanaman reklamasi, mengalisis karakteristik lahan dan upaya perbaikan tanaman reklamasi yang dilakukan oleh PT. Hamparan Mulya. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan ukuran plot 20x20 m. Indikator pertumbuhannya yaitu, tutupan lahan baik, sedang dan tidak baik. Penentuan indikator ini didasarkan pada hasil citra drone. Data diolah dengani Rancangani Acaki Kelompoki (RAK),i 3i perlakuan, 10 tanaman dan 3 pengulangan sehingga, diperoleh 90 tanaman. Pertumbuhan tanaman sengon laut di area reklamasi PT. Hamparan Mulya untuk tinggi tanaman dan diameternya secara signifikan berbeda pada tiap indicator yaitu pertumbuhan tutupan lahan baik, sedang dan tidak baik. Pertumbuhan sengon laut di area reklamasi PT. Hamparan Mulya tidak optimal karena kondisi tanah yang kurang sesuai baik sifat fisik dan sifat kimianya.
Copyrights © 2026