Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proporsi komisaris independen, komite audit, dan gender diversity dewan terhadap tax avoidance. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor Property and Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam periode 2022 sampai dengan 2023. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan total sampel yang digunakan yaitu sebanyak 23 perusahaan. Data pada penelitian ini diolah menggunakan program SPSS versi 27. Penelitian ini menyimpulkan proporsi komite audit memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap tax avoidance, sedangkan proporsi komisaris independen dan gender diversity dewan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.
Copyrights © 2025