SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
Vol. 6 No. 2 (2026)

PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIS DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA SDN

Siregar, Khalida Ziah (Unknown)
Ramdhani, Sendi (Unknown)
Sumarni, Sumarni (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 May 2026

Abstract

This research is motivated by students' low mathematical understanding and critical thinking skills in mathematics learning in elementary schools. Initial observations at SDN 100900 Gunungtua showed that some students still had difficulty understanding the concept of plane figures and had not yet achieved the Minimum Completion Criteria (KKM). This study aims to determine the effect of the Two Stay Two Stray (TSTS) Cooperative Learning model on the mathematical understanding and critical thinking skills of fourth-grade students at SDN 100900 Gunungtua. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental type and a Nonequivalent Control Group Design. The study population was all 40 fourth-grade students. The sampling technique used total sampling, with class IV-B as the experimental class and class IV-A as the control class. Data collection techniques were carried out through mathematical understanding tests and critical thinking skills tests. The research instrument was a descriptive test that had been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out through normality tests, homogeneity tests, Independent Sample t-tests, and MANOVA. The results of the study showed that the TSTS learning model had a significant effect on students' mathematical understanding (t = 4.367; Sig. 0.000 < 0.05) and critical thinking skills (t = 3.835; Sig. 0.000 < 0.05). The MANOVA test results also showed a significant simultaneous effect (F = 10.025; Sig. 0.000 < 0.05). Thus, the TSTS learning model effectively improves students' mathematical understanding and critical thinking skills. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman matematis dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Hasil observasi awal di SDN 100900 Gunungtua menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan memahami konsep bangun datar dan belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Learning tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap pemahaman matematis dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 100900 Gunungtua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu kelas IV-B sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-A sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman matematis dan tes kemampuan berpikir kritis. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, uji Independent Sample t-test, dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran TSTS berpengaruh signifikan terhadap pemahaman matematis siswa (t = 4,367; Sig. 0,000 < 0,05) dan kemampuan berpikir kritis siswa (t = 3,835; Sig. 0,000 < 0,05). Hasil uji MANOVA juga menunjukkan pengaruh signifikan secara simultan (F = 10,025; Sig. 0,000 < 0,05). Dengan demikian, model pembelajaran TSTS efektif meningkatkan pemahaman matematis dan kemampuan berpikir kritis siswa.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

science

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ...