Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana (NPM), Current Ratio (CR), dan Debt to Equity Ratio (DER) memengaruhi kinerja finansial perusahaan, yang direpresentasikan melalui Return on Assets (ROA). Dengan menerapkan pendekatan regresi linier berganda terhadap data dari 8 perusahaan sektor telekomunikasi dalam rentang waktu 2020 hingga 2024, ditemukan bahwa NPM memiliki dampak positif dan signifikan terhadap ROA, dengan nilai koefisien sebesar 0,095, DER menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan dengan koefisien -0,011, variabel CR menunjukkan pengaruh negatif dengan koefisien -0,012. Secara simultan, model regresi ini mampu menjelaskan 37,4% variasi ROA (R²=0,374) dengan nilai F-statistik sebesar 6,169 dan signifikan pada tingkat 0,2%. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) menunjukkan profitabilitas yang paling tinggi dan relatif stabil di atas 40%. Dari data yang ada, LCKM unggul dengan Current Ratio mencapai 2539,71%. Di sisi lain, TBIG dan TOWR menunjukkan leverage finansial yang tinggi, ditandai dengan DER berkisar di angka 400%.
Copyrights © 2026