Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika kerja dan stres kerja terhadap turnover intention karyawan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Dalam penelitian ini, etika kerja dan stres kerja berfungsi sebagai variabel independen, sedangkan turnover intention sebagai variabel dependen. Hasil sementara penelitian menunjukkan bahwa etika kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap turnover intention, yang berarti semakin baik etika kerja karyawan, semakin kecil kemungkinan mereka untuk meninggalkan pekerjaan. Sebaliknya, stres kerja menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, di mana semakin tinggi tingkat stres yang dialami karyawan, semakin besar kecenderungan mereka untuk resign. Temuan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen PT. Promed Sukabumi dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung etika kerja dan mengelola stres kerja secara efektif, sehingga dapat meningkatkan retensi karyawan dan produktivitas perusahaan.
Copyrights © 2026