Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan petani melalui penerapan buku kas harian sebagai media pencatatan sederhana dalam pengelolaan usaha tani di Desa Waru Kecamatan Parung. Permasalahan utama mitra adalah belum terbentuknya kebiasaan pencatatan transaksi, masih bercampurnya keuangan usaha tani dengan keuangan rumah tangga, serta keterbatasan media pencatatan yang sesuai dengan kondisi petani. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif melalui sosialisasi, penyuluhan literasi keuangan, praktik pengisian buku kas harian, diskusi, evaluasi, dan keberlanjutan program. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta yang terdiri atas petani dan masyarakat yang beraktivitas dalam usaha tani. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa seluruh peserta memahami pentingnya pengelolaan keuangan usaha tani, tetapi hanya 5 peserta atau 17% yang telah melakukan pencatatan keuangan secara rutin. Sebanyak 25 peserta atau 83% masih mengandalkan ingatan tanpa catatan tertulis. Kendala utama pencatatan adalah lupa, tidak memiliki media pencatatan, dan belum terbiasa mencatat transaksi. Setelah kegiatan, seluruh peserta menyatakan bahwa buku kas harian memudahkan pencatatan keuangan usaha tani. Kegiatan ini memberikan dampak awal terhadap peningkatan pemahaman, keterampilan pencatatan, dan kesadaran petani dalam mengelola keuangan usaha tani secara lebih tertib, terukur, dan mandiri.
Copyrights © 2026