Lahan kosong non-permukiman yang belum dimanfaatkan secara optimal berpotensi menurunkan nilai guna lahan dan menyebabkan fasilitas eksisting menjadi terbengkalai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan non-permukiman melalui penyuluhan dan pendampingan berbasis potensi lokal agar lebih produktif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui survei kondisi lahan, survei bangunan eksisting berupa kandang sapi, kandang kambing, dan kolam ikan, serta perencanaan pemanfaatan lahan produktif terpadu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lokasi pengabdian memiliki kondisi tanah yang subur, lingkungan yang masih alami, serta fasilitas eksisting yang masih layak dimanfaatkan kembali. Melalui kegiatan penyuluhan dan diskusi lapangan, pengelola memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan lahan terpadu melalui integrasi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sederhana. Pengaktifan kembali kandang ternak dan kolam ikan direncanakan sebagai bagian dari sistem pemanfaatan lahan produktif berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis potensi lokal mampu meningkatkan pemahaman pengelola terhadap optimalisasi lahan secara produktif dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026