The low level of numeracy literacy in elementary schools, reflected in Indonesia's PISA mathematics score of 366, requires an innovative approach. This study focuses on the use of the educational game "jumping numbers" to hone mathematical numeracy skills, particularly the concept of multiplication, at SDK Nubuntawa Kolotobo. The research method was implemented through three systematic stages including preparation, needs observation, integrative implementation, and evaluation of activity results. The findings indicate that this game significantly honed students' numeracy skills through concrete representations of numbers on used cardboard cards. In addition to conceptual understanding, this activity successfully encouraged group collaboration, increased intrinsic motivation, and created an active and participatory learning atmosphere. Students showed increased self-confidence and high enthusiasm in solving multiplication problems through fun physical movements. In conclusion, the game "jumping numbers" is a highly effective and innovative strategy to address the challenges of numeracy literacy at the elementary school level. This learning-through-play strategy not only optimizes cognitive aspects but also develops character values such as cooperation, honesty, and discipline. The widespread implementation of this method has the potential to improve the quality of mathematics education to be more humanistic and meaningful for students, so that numeracy literacy can become ingrained as a daily habit in social life in order to realize the profile of a generation that is ready to face global dynamics that are based on continuous data. ABSTRAK Rendahnya literasi numerasi di sekolah dasar, terlihat dari skor matematika PISA Indonesia sebesar 366, memerlukan pendekatan inovatif. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan permainan edukatif "lompat angka" untuk mengasah keterampilan numerasi matematika, khususnya konsep perkalian, di SDK Nubuntawa Kolotobo. Metode penelitian dilaksanakan melalui tiga tahapan sistematis meliputi persiapan observasi kebutuhan, pelaksanaan integratif, serta evaluasi hasil kegiatan. Temuan menunjukkan bahwa permainan ini secara signifikan mampu mengasah kecakapan numerasi siswa melalui representasi konkret angka-angka pada media kartu kardus bekas. Selain pemahaman konsep, aktivitas ini berhasil mendorong kolaborasi kelompok, meningkatkan motivasi intrinsik, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan partisipatif. Siswa menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dan antusiasme yang tinggi dalam menyelesaikan soal-soal perkalian melalui gerak fisik yang menyenangkan. Kesimpulannya, permainan lompat angka merupakan strategi yang sangat efektif dan inovatif untuk mengatasi tantangan literasi numerasi di tingkat sekolah dasar. Strategi belajar sambil bermain ini tidak hanya mengoptimalkan aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan nilai karakter seperti kerja sama, kejujuran, dan disiplin. Implementasi metode ini secara luas berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan matematika yang lebih humanis dan bermakna bagi peserta didik, sehingga literasi numerasi dapat mendarah daging sebagai kebiasaan sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat guna mewujudkan profil generasi yang siap menghadapi dinamika global yang serba berbasis data berkesinambungan.
Copyrights © 2026