Mariana Marta Towe
Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI LUAS PERMUKAAN BALOK Mariana Marta Towe
Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika Vol 3 No 2 (2021): Asimtot: Jurnal Kependidikan Matematika | Juni 2021 - November 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/asimtot.v3i2.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang langkah-langkah pembelajaran mengenai luas permukaan balok berdasarkan PBL dan mendeskripsikan kemampuan siswa dalam memahami konsep matematika tentang luas permukaan balok setelah mengalami pembelajaran dengan pendekatan PBL. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Ende tahun 2020. Desain pembelajaran diperoleh dengan mengembangkan Hypothetical Learning Trajectory (HLT), yang membantu siswa mengembangkan konsep luas permukaan balok berdasarkan pendekatan PBL. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis, dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran pada materi luas permukaan balok dengan menggunakan pendekatan PBL yaitu (a) mengorientasikan, (b) mengorganisasikan peserta didik, (c) membimbing penelitian secara individu atau kelompok, (d) mengembangkan dan mempresentasikan hasilnya, (e) menganalisis dan mengevaluasi. (2) Terdapat kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VIII setelah mengikuti pembelajaran berbasis pendekatan PBL, yaitu (a) untuk soal nomor 1 terdapat 14 siswa yang dapat mencapai indikator 1 sampai 4 dalam pemahaman konsep, dan ( b) untuk soal nomor 2, ada 11 dari 14 siswa yang dapat mencapai indikator 1 sampai 4 dalam pemahaman konsep, 3 dari 14 siswa tidak dapat mencapai indikator 3 dan 4 dalam pemahaman konsep.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DENGAN MENGGUNAKAN PROBLEM BASED LEARNING Angela Kewa Koten; Mariana Marta Towe; Irwanius Piter Muaraya
Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika Vol 4 No 1 (2022): Asimtot: Jurnal Kependidikan Matematika | Juni 2022 - November 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/asimtot.v4i1.1939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) membelajarkan matematika pada materi persamaan garis lurus pada siswa kelas VIII SMPN 2 Larantuka dan (2) mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Larantuka dengan menggunakan PBL. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Larantuka pada bulan Mei sampai dengan Juni. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C1 (sebagai kelas uji coba ) dan kelas VIII C2 (sebagai kelas penelitian) tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan model PBL. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah hasil tes, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa model PBL yang dilaksanakan dengan menggunakan langkah – langkah PBL yang didasarkan pada indikator kemampuan pemecahan masalah yaitu memahami masalah, membuat rencana penyelesaian, menyelesaikan masalah, melihat dan memeriksa kembali. Berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah, untuk masalah 1 dan masalah 2 secara keseluruhan semua siswa memenuhi indikator 1 sampai 3 dari 4 indikator kemampuan pemecahan masalah yaitu : (1) memahami masalah, (2) membuat rancangan pemecahan masalah, (3) melaksanakan rancangan pemecahan masalah. Siswa tidak mencapai indikator ke 4 yaitu memeriksa hasil kembali.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa pada Luas Permukaan Kerucut dengan Pendekatan PBL Mariana Marta Towe; Kristina Beto Nama
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6007

Abstract

This research aims (1) to determine the steps for learning about the surface area of ​​a cone using the Problem Based Learning (PBL) approach and (2) to describe students' conceptual understanding abilities in the material regarding the surface area of ​​a cone after learning using the PBL approach. This research was conducted at Panca Marga State Middle School in April 2023. This research method is qualitative research. The subjects in this research were 20 class VIII students, and 2 students' work samples were taken. The data collection methods used were Student Worksheets (LKS), documentation, written tests and interviews. Data analysis includes data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research show that (1) Learning steps on cone surface area material using the PBL approach are effective in improving students' understanding abilities, namely (a) orienting students to the problem, (b) organizing students' learning, (c) guiding investigations individually and in groups, (d) developing and presenting the results of the work, (e) analyzing and evaluating the solution process, (2) Ability to understand the concepts of class VIII students after following learning with the PBL approach, namely for questions number 1 and 2, 20 students were able to achieve indicators 1-4 understanding concepts, namely presenting concepts as a form of representation, developing necessary and sufficient conditions, using, exploiting and selecting certain procedures, and classifying algorithm concepts for problem solving.
Problem-Solving Ability In Arithmetic Sequences And Series Using Problem-Based Learning Mariana Marta Towe
Absis: Mathematics Education Journal Vol 8 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/absis.v8i1.8178

Abstract

This study aims to describe the learning process on the topic of sequences and series using the Problem-Based Learning (PBL) approach, and to describe students' mathematical problem-solving abilities on the topic of arithmetic sequences and series using the Problem-Based Learning (PBL) approach. The study was conducted at SMA Negeri 1 Adonara Tengah in February 2026. The subjects of this study were 16 students in Grade XI. The data collection techniques used were learning process, written tests, and interviews. Mathematics learning on the topic of sequences and series using the PBL approach was carried out through several stages: (a) orientation, (b) organizing, (c) guiding individual/group investigation, (d) developing and presenting, and (e) analyzing and evaluating. The results of the written test from 16 students, analyzed based on indicators of mathematical problem-solving ability, showed that for Problem 1, all 16 students (100%) were classified as having high problem-solving ability, having met indicators 1–4; for Problem 2, 13 students (81.25%) were classified as having high problem-solving ability, having met indicators 1–4, while 3 students (18.75%) were classified as having moderate problem-solving ability, having only met indicators 1–2. Based on the results obtained, it can be concluded that mathematics learning on the topic of sequences and series using the PBL approach can improve students' problem-solving abilities.
PEMANFAATAN PERMAINAN LOMPAT ANGKA UNTUK MENGASAH KETERAMPILAN NUMERASI MATEMATIKA DI SDK NUBUNTAWA KOLOTOBO Mariana Marta Towe
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.10776

Abstract

The low level of numeracy literacy in elementary schools, reflected in Indonesia's PISA mathematics score of 366, requires an innovative approach. This study focuses on the use of the educational game "jumping numbers" to hone mathematical numeracy skills, particularly the concept of multiplication, at SDK Nubuntawa Kolotobo. The research method was implemented through three systematic stages including preparation, needs observation, integrative implementation, and evaluation of activity results. The findings indicate that this game significantly honed students' numeracy skills through concrete representations of numbers on used cardboard cards. In addition to conceptual understanding, this activity successfully encouraged group collaboration, increased intrinsic motivation, and created an active and participatory learning atmosphere. Students showed increased self-confidence and high enthusiasm in solving multiplication problems through fun physical movements. In conclusion, the game "jumping numbers" is a highly effective and innovative strategy to address the challenges of numeracy literacy at the elementary school level. This learning-through-play strategy not only optimizes cognitive aspects but also develops character values ​​such as cooperation, honesty, and discipline. The widespread implementation of this method has the potential to improve the quality of mathematics education to be more humanistic and meaningful for students, so that numeracy literacy can become ingrained as a daily habit in social life in order to realize the profile of a generation that is ready to face global dynamics that are based on continuous data. ABSTRAK Rendahnya literasi numerasi di sekolah dasar, terlihat dari skor matematika PISA Indonesia sebesar 366, memerlukan pendekatan inovatif. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan permainan edukatif "lompat angka" untuk mengasah keterampilan numerasi matematika, khususnya konsep perkalian, di SDK Nubuntawa Kolotobo. Metode penelitian dilaksanakan melalui tiga tahapan sistematis meliputi persiapan observasi kebutuhan, pelaksanaan integratif, serta evaluasi hasil kegiatan. Temuan menunjukkan bahwa permainan ini secara signifikan mampu mengasah kecakapan numerasi siswa melalui representasi konkret angka-angka pada media kartu kardus bekas. Selain pemahaman konsep, aktivitas ini berhasil mendorong kolaborasi kelompok, meningkatkan motivasi intrinsik, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan partisipatif. Siswa menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dan antusiasme yang tinggi dalam menyelesaikan soal-soal perkalian melalui gerak fisik yang menyenangkan. Kesimpulannya, permainan lompat angka merupakan strategi yang sangat efektif dan inovatif untuk mengatasi tantangan literasi numerasi di tingkat sekolah dasar. Strategi belajar sambil bermain ini tidak hanya mengoptimalkan aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan nilai karakter seperti kerja sama, kejujuran, dan disiplin. Implementasi metode ini secara luas berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan matematika yang lebih humanis dan bermakna bagi peserta didik, sehingga literasi numerasi dapat mendarah daging sebagai kebiasaan sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat guna mewujudkan profil generasi yang siap menghadapi dinamika global yang serba berbasis data berkesinambungan.    
Lintasan Belajar pada Materi Bangun Ruang dengan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Selfiana Bura Hewen; Mariana Marta Towe
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7688

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian desain. Tujuan penelitian ini adalah mendesain perangkat pembelajaran berupa Hypothetical Learning Trajectory (HLT) yang berisikan aktivitas-aktivitas pembelajaran dengan pendekatan PBL dan mendeskripsikan kemampuan pemahamn konsep siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP St. Isidorus, Desa Bantala, Kecamatan Lewolema pada bulan Mei 2025. Subjek penelitian ini siswa-siswi SMP St. Isidorus pada kelas VIII A sebagai kelas uji coba dan kelas VIII B sebagai kelas penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah proses pembelajaran, Lembar Kerja Siswa (LKS), dokumentasi, tes tertulis, wawancara dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah teknik analisis menurut Miles dan Huberman (Syamsuddin, 2023) yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan verifikasi atau penarikan kesimpulan (conclusion). Lintasan belajar untuk membelajarkan materi bangun ruang dengan pendekatan PBL secara teoritis mampu memfasilitasi penemuan konsep luas permukaan dan volume limas persegi dan mampu meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini hanya terbatas pada materi limas. Oleh karena itu, peneliti lain dapat mengembangkan lintasan belajar pada materi bangun ruang dan meteri lainnya untuk membantu siswa dalam pembelajaran matematika.
Desain Lintasan Belajar dengan Menggunakan Problem Based Learning pada Materi Luas Permukaan dan Volume Prisma Mariana Marta Towe
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v6i2.7957

Abstract

This type of research is design research, namely research that focuses on developing theories and learning activities. This research aims to design a learning trajectory on the surface area and volume of prism using PBL and its applicationin learning using PBL. The research was carried out at SMP Negeri 2 Larantuka in 2023 on 12 students in class VIIIb and was 16 students in class VIIIa. This research was carried out in accordance with the stages proposed by Gravemeijer & Cobb, namely the preparation stage (preparing for the experiment), the research stage (design experiment) and the retrospective analysis. The result obtained are that the design of a learning trajectory for surface area and prism volume material using the PBL model is theoretically able to facilitate the discorvery of the concepts of surface area and prism volume for class VIII SMP students. The learning process also contains PBL steps, namely orientation, organization, guiding individual and group investigations, developing and presenting work result, analysis and evaluating. Keywords: Learning Trajectory, Problem Based Learning, Prism
Lintasan Belajar Pada Materi Teorema Pythagoras dengan Menggunakan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Kristina Beto Nama; Mariana Marta Towe
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4364

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep Teorema Pythagoras dengan mengembangkan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) berbasis Problem Based Learning (PBL) dan mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep siswa. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian desain dengan pendekatan kualitatif. Kegiatan penelitian berlangsung di SMPS Dharma Nusa, Desa Helanlangowuyo, Kecamatan Ile Boleng pada bulan Mei 2025, dengan subjek siswa kelas VIII. Data penelitian dikumpulkan melalui proses pembelajaran, Lembar Kerja Siswa (LKS), tes tertulis, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, serta verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) secara teoretis, lintasan belajar berbasis PBL dapat memfasilitasi penemuan konsep Teorema Pythagoras; (2) kemampuan pemahaman konsep siswa meningkat, di mana pada masalah 1, 19 dari 20 siswa mencapai indikator 1-4, sedangkan 1 siswa belum mencapai indikator 4; pada masalah 2, 18 siswa mencapai indikator 1-4, dan 2 siswa belum mencapai indikator 3-4.