Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Retensi Karyawan Dengan Burnout Di Rumah Sakit Adam Talib Cikunir

Heliana, Inne Bunga (Unknown)
Widiyaningsih, Cicilia (Unknown)
Sundoyo, Sundoyo (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2026

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Rumah sakit menghadapi tantangan dalam mempertahankan tenaga kerja akibat beban kerja tinggi, kepuasan kerja rendah, dan burnout, yang dapat menurunkan performa serta meningkatkan turnover karyawan. Burnout sering menjadi perantara antara beban kerja dan rendahnya retensi karyawan, sementara kepuasan kerja berperan dalam meningkatkan loyalitas. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Adam Talib Cikunir yang mengalami peningkatan turnover, dengan tujuan menganalisis pengaruh beban kerja dan kepuasan kerja terhadap retensi karyawan, serta peran burnout sebagai variabel mediasi. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan kepuasan kerja terhadap retensi karyawan dengan burnout di rumah sakit adam talib cikunir. Metode Penelitian : Metode pada penelitian ini menggunakan descriptive kuantitatif dengan pendekatan Purposive Sampling sebanyak 58 karyawan di Rumah Sakit Adam Talib Cikunir, Instrument yang digunakan adalah pengambilan data dengan cara kuisioner tertutup yang di berikan kepada seluruh karyawan di Rumah Sakit Adam Talib Cikunir, analisis bivariat menggunakan Uji chi square. Hasil Penelitian : Berdasarkan penelitian terhadap 58 karyawan Rumah Sakit Adam Talib Cikunir, ditemukan bahwa retensi karyawan mayoritas berada pada kategori sedang (48,2%) dan tinggi (46,6%). Beban kerja sebagian besar sedang (56,9%), sementara kepuasan kerja cenderung tinggi (50,0%). Burnout lebih banyak terjadi pada tingkat rendah (56,9%), namun faktor eksternal, seperti kelelahan emosional dan fisik, lebih dominan dalam mempengaruhi burnout dibandingkan faktor internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja dan retensi karyawan, dengan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan bahwa beban kerja tinggi cenderung menurunkan retensi karyawan. Begitu pula, kepuasan kerja memiliki hubungan signifikan dengan retensi karyawan (p = 0,000), di mana kepuasan kerja yang lebih tinggi meningkatkan retensi. Sementara itu, hubungan antara beban kerja dan burnout tidak signifikan secara statistik (χ² = 3.379, p = 0.066), demikian juga hubungan antara kepuasan kerja dan burnout (χ² = 1.724, p = 0.189). Burnout juga tidak secara langsung memoderasi hubungan antara beban kerja dan retensi (p = 0.202), tetapi secara signifikan memoderasi hubungan antara kepuasan kerja dan retensi (p = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan beban kerja dan tingkat burnout sangat penting dalam menjaga kepuasan dan retensi karyawan. Kesimpulan dan Saran : Diharapkan rumah sakit meningkatkan Manajemen rumah sakit, penghargaan dan apresiasi karyawan seperti bonus, tunjangan, penghargaan berbasis kinerja agar beban kerja karyawan dapat terkontrol, kepuasan kerja meningkat, sehingga retensi karyawan dan burnout meningkat. Kata Kunci : Beban kerja, Kepuasan Kerja, Burnout, Retensi Karyawan

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

MARSI

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Health Professions

Description

MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research ...