Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika interaksi antar generasi pada Perkantas Singaraja. Penelitian ini penting dilakukan karena terdapat keberagaman generasi dalam persekutuan yang menumbuhkan perbedaan pola komunikasi, pendekatan pelayanan, dan penggunaan teknologi yang dapat mempengaruhi kualitas interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara, dan studi dokumen. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori Interaksi Sosial John Lewis Gillin and John Philip Gillin digunakan untuk mengkaji dinamika sosial dalam interaksi antar generasi pada Perkantas Singaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga dinamika utama dalam interaksi antar generasi, yaitu dinamika pola komunikasi, pendekatan pelayanan, dan penggunaan teknologi. Dinamika sosial di Perkantas Singaraja didominasi oleh proses asosiatif seperti kerja sama, akomodasi, dan akulturasi yang terlihat melalui kegiatan ibadah bersama dan pelayanan lintas generasi. Namun demikian, ditemukan pula unsur disosiatif berupa perbedaan pola komunikasi, keterbatasan interaksi lintas generasi, dan kecenderungan anggota berinteraksi berdasarkan kelompok generasi yang sama. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif memiliki peran penting dalam menjembatani perbedaan antar generasi sehingga mampu menciptakan relasi yang harmonis.
Copyrights © 2026