Jalan merupakan prasaran angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan perekonomi, baik antara satu desa dengan desalainnya, antara kota dengan desa dimana kondisi jalan yang baik akan memudahkan mobilitas penduduk dalam mengadakan hubungan perekonomian dan kegiatan sosial lainnya. Sedangkan jika terjadi kerusakan jalan akan berakibatbukan hanya terhalangnya kegiatan ekonomi dan sosial namun terjagi kecelakan. Perkerasan jalan adalah campuran antara agregat dan bahan ikat yang dugunakan untuk melayani beban lalu lintas. Perkerasaan jalan dibagi atas dua kategori yaitu perkerasaan lentur (flexiblepavement) danperkerasaan kaku ( rigid pavement). Penilaian dilakukan dengan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode tersebut akan dapat juga menghasilkan angka nantinya bisa juga menjadi informasi mengenai tingkat Kerusakan yang terjadi pada jalan tersebut. Hasil rata – rata evaluasi kerusakan perkerasan lentur jalan Negeri Lima – Seith terdiri dari 20 segmen yang masing – masing patok teridiri dari patok 1 nilai PCI sebesar 3 dengan tingkat kerusakan M, patok 3 nilai PCI sebesar 7 dengan tingkat kerusakan L, patok 4 nilai PCI sebesar 0,2 dengan tingkat kerusakan L, patok 5 nilai PCI sebesar 2 dengan tingkat kerusakan M, patok 6 nilai PCI sebesar 0,9 dan 4 dengan tingkat kerusakan H, patok 7 nilai PCI sebesar 2,5 dengan tingkat kerusakan M dan nilai sebesar 1 dengan tingkat kerusakan H, patok 8 nilai PCI sebesar 3,6 dengan tingkat kerusakan H dan nilai PCI sebesar 7,2 dengan tingkat kerusakan M, patok 9 nilai PCI sebesar 3 dengan tingkat kerusakan H dan nilai PCI sebesar 0,7 dengan tingkat kerusakan M, dan patok 10 nilai PCI sebesar 0,9 dengan tingkat kerusakan M.
Copyrights © 2026