Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja pendamping sosial dan akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terhadap efektivitas pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara. Latar belakang penelitian berangkat dari berbagai permasalahan implementatif, seperti rendahnya kualitas pendampingan sosial, ketidaktepatan data penerima manfaat, serta tantangan geografis wilayah kepulauan yang berdampak pada akurasi data dan pengawasan program. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kepada seluruh pendamping sosial PKH (55 orang) yang ditetapkan sebagai sampel melalui teknik sensus. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengukur pengaruh parsial dan simultan kedua variabel independen terhadap efektivitas program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pendamping sosial dan akurasi data DTKS berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan PKH. Akurasi data memiliki pengaruh yang lebih dominan, ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi dan signifikansi yang lebih tinggi. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 89,1% variasi efektivitas pelaksanaan PKH. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pendamping sosial dan pemutakhiran data secara berkala untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan mendukung keberhasilan implementasi program
Copyrights © 2026