Uganda merupakan salah satu negara di Afrika Timur yang dalam beberapa tahun terakhir, Uganda menjadi salah satu sasaran utama migrasi warga negara sekitarnya akibat konflik dan krisis yang berkepanjangan. Kondisi ini membuat Uganda menjadi negara dengan jumlah pengungsi terbesar di Afrika, namun terdapat banyak keterbatasan yang dihadapi dalam menghadapi keterbatasan untuk kebutuhan dasar, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Dalam penelitian ini, jaringan advokasi transnasional yang dikaji adalah kolaborasi antara organisasi internasional, aktor lokal, aktor global dalam kampanye Sport for Protection di Uganda tahun 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder melalui studi literatur dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari kolaboasi ini mampu memperluas perhatian global pada isu pengungsi melalui penyebaran informasi, penggunaan simbol budaya populer, serta mobilisasi dukungan dari publik. selain itu juga berperan dalam memperkuat program perlindungan anak dan pendidikan di kamp pengungsian. Penelitian ini menunjukkan bahwa jaringan advokasi transnasional memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan lokal dengan dukungan global dalam isu kemanusiaan
Copyrights © 2026