Penelitian ini bertujuan untuk menguji fenomena flypaper effect pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Banten dan Jawa Barat pascaberlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Flypaper effect terjadi ketika respons belanja daerah terhadap dana transfer lebih besar dibandingkan respons terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Studi ini menggunakan data panel seimbang dari 34 kabupaten/kota di Provinsi Banten dan Jawa Barat selama periode 2020–2023 dengan total 136 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) yang dipilih berdasarkan uji Hausman. Variabel independen terdiri dari PAD, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH), sementara variabel dependen adalah total belanja daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien DAU (β = 1,312; p < 0,01) secara signifikan lebih besar dari koefisien PAD (β = 0,847; p < 0,01), yang mengkonfirmasi terjadinya flypaper effect. DAK dan DBH juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun UU HKPD telah memperkenalkan reformasi struktural melalui penguatan local taxing power, ketergantungan fiskal daerah terhadap transfer pusat di Banten dan Jawa Barat masih berlanjut. Implikasi kebijakan meliputi perlunya akselerasi implementasi pasal-pasal UU HKPD terkait OPSEN pajak daerah dan perbaikan kapasitas perencanaan belanja daerah.
Copyrights © 2025