Optimalisasi layanan pasien tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga kesehatan, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan alat kesehatan, kapasitas sumber daya manusia, dan dukungan anggaran yang memadai. Dalam konteks pelayanan rumah sakit, pengelolaan sumber daya tersebut menjadi faktor penting untuk menjamin mutu layanan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh manajemen pengelolaan alat kesehatan, sumber daya manusia pengelola alat kesehatan, dan ketersediaan anggaran terhadap optimalisasi layanan pasien di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, serta mengidentifikasi variabel yang memiliki pengaruh dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan responden tenaga keperawatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengelolaan alat kesehatan, kapasitas sumber daya manusia, dan ketersediaan anggaran secara simultan maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap optimalisasi layanan pasien. Di antara ketiga variabel tersebut, sumber daya manusia pengelola alat kesehatan menunjukkan pengaruh yang paling dominan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kompetensi pengelola, tata kelola peralatan medis, dan dukungan anggaran yang berkelanjutan merupakan prasyarat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.
Copyrights © 2026