Transformasi keuangan digital pada lembaga pendidikan berbasis pesantren mendorong munculnya berbagai inovasi layanan transaksi, salah satunya melalui sistem E-Saku Santri yang dirancang untuk mendukung pengelolaan keuangan santri secara lebih efisien, aman, dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manfaat dan tantangan penggunaan E-Saku Santri terhadap kepuasan santri di Pondok Pesantren Al-Bahjah Buyut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada santri pengguna sistem dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan santri, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi manfaat yang dirasakan, semakin tinggi tingkat kepuasan pengguna. Sebaliknya, tantangan penggunaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan, yang menunjukkan bahwa hambatan teknis maupun operasional dapat menurunkan pengalaman pengguna. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan santri, dengan model penelitian mampu menjelaskan 38,5% variasi kepuasan pengguna. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi manfaat fungsional dan pengurangan hambatan penggunaan dalam mendukung keberhasilan implementasi sistem keuangan digital pada lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026