Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peran Negara dalam Pengelolaan Keuangan Publik di Indonesia: Tinjauan Kitab Al-Amwal Karya Abu Ubaid Yahya Ismail, Raihan; Fadilah, Dimas; Munajat, Ma’mur; Achmad Sadat, Fahad
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i1.2955

Abstract

The purpose of this research is to analyze the role of the state in financial management in Indonesia by referring to the book Al-Amwal by Abu Ubaid Al-Qassim bin Salam. This book is the most important reference work in Islamic economics, containing philosophical and practical views on financial principles based on justice, public welfare, and transparency. The main principles highlighted by Abu Ubaid include justice in the distribution of wealth, and the control of public sources of income such as zakat, kharaj, jizyah, as well as the role of Baitul Maal as the main national financial institution. This study also discusses the relevance of the principles of the book of Al-Amwal to the public financial management system in Indonesia. This study uses a qualitative approach with a library research method. Literature review or library research, which is a research method carried out through the collection, analysis, and synthesis of information from various relevant literature sources. The results of the analysis show that values such as fairness, efficiency, fiscal balance, and public welfare are in line with Indonesia's fiscal policies, such as redistributive programs through the General Allocation Fund (DAU) and progressive tax management. Despite challenges such as corruption and economic inequality, Abu Ubaid's principles provide philosophical guidance for strengthening the transparency, accountability, and sustainability of the public financial system.  
Analisis Strategi Peningkatan Kesejahteraan Sumber Daya Manusia Melalui Penyesuaian Beban Kerja Dan Pendapatan Di Pondok Pesantren Al-Bahjah Buyut Fadilah, Dimas
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/lentera.v3i2.137

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi peningkatan kesejahteraan sumber daya manusia (SDM) di Pondok Pesantren Albahjah Buyut melalui penyesuaian beban kerja dan pendapatan. Kesejahteraan pengajar dan staf pondok pesantren merupakan faktor kunci dalam efektivitas pengajaran dan manajemen pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang mendalam terhadap pengajar, staf, pengurus pondok Pondok Pesantren Albahjah Buyut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan sumber daya manusia di pondok pesantren dipengaruhi secara signifikan oleh beban kerja dan tingkat pendapatan. Beban kerja yang berlebihan dapat menurunkan kualitas pengajaran dan menimbulkan kelelahan fisik dan mental. Di sisi lain, sistem kompensasi yang suboptimal dapat menyebabkan berkurangnya motivasi bekerja. Strategi yang diterapkan untuk tujuan ini meliputi restrukturisasi operasi, memperkenalkan sistem insentif berbasis kinerja, dan mengoptimalkan sumber pendanaan untuk meningkatkan kesejahteraan fakultas dan staf. Penerapan strategi ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kepuasan kerja staf di pondok pesantren. Kesimpulan penelitian ini menyoroti bahwa kesejahteraan guru dan staf dapat ditingkatkan melalui kebijakan beban kerja yang lebih seimbang dan sistem penghargaan yang lebih tepat. Rekomendasi penelitian ini meliputi penguatan sistem manajemen sumber daya manusia di Pondok Pesantren Albahjah Buyut dan penggalian sumber pendanaan alternatif untuk mendukung keberlanjutan perbaikan sosial.
Peran Kebijakan Pemerintah Indonesia dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi: Tinjauan Maqasid Syariah Tentang Hifzh Al-Mal Fadilah, Dimas
Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v2i6.196

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran kebijakan pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi pada tahun 2025 melalui perspektif Maqasid Syariah, khususnya prinsip Hifzh Al-Mal (menjaga harta). Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi sejauh mana kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah sejalan dengan prinsip syariah dalam melindungi kesejahteraan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari sumber primer seperti regulasi pemerintah dan teks keislaman klasik, serta data sekunder dari jurnal, laporan penelitian, dan statistik lembaga resmi. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif, normatif, dan kritis untuk menilai kebijakan ekonomi dalam konteks Maqasid Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah berupaya menerapkan prinsip Hifzh Al-Mal dalam kebijakan ekonomi melalui penguatan ekonomi syariah, pengembangan ekosistem halal, stabilitas makroekonomi, serta inovasi produk pembiayaan syariah. Kebijakan fiskal dan moneter yang diterapkan, seperti insentif pajak dan dukungan bagi UMKM, berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih terdapat tantangan seperti ketidakpastian global, tekanan inflasi, dan efisiensi anggaran yang perlu diperbaiki. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa kebijakan pemerintah Indonesia telah mengakomodasi prinsip Hifzh Al-Mal, meskipun masih diperlukan evaluasi dan penyesuaian kebijakan secara berkelanjutan untuk memastikan stabilitas ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Analisis Strategi Peningkatan Kesejahteraan Sumber Daya Manusia Melalui Penyesuaian Beban Kerja Dan Pendapatan Di Pondok Pesantren Al-Bahjah Buyut Fadilah, Dimas
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/lentera.v3i2.137

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi peningkatan kesejahteraan sumber daya manusia (SDM) di Pondok Pesantren Albahjah Buyut melalui penyesuaian beban kerja dan pendapatan. Kesejahteraan pengajar dan staf pondok pesantren merupakan faktor kunci dalam efektivitas pengajaran dan manajemen pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang mendalam terhadap pengajar, staf, pengurus pondok Pondok Pesantren Albahjah Buyut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan sumber daya manusia di pondok pesantren dipengaruhi secara signifikan oleh beban kerja dan tingkat pendapatan. Beban kerja yang berlebihan dapat menurunkan kualitas pengajaran dan menimbulkan kelelahan fisik dan mental. Di sisi lain, sistem kompensasi yang suboptimal dapat menyebabkan berkurangnya motivasi bekerja. Strategi yang diterapkan untuk tujuan ini meliputi restrukturisasi operasi, memperkenalkan sistem insentif berbasis kinerja, dan mengoptimalkan sumber pendanaan untuk meningkatkan kesejahteraan fakultas dan staf. Penerapan strategi ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kepuasan kerja staf di pondok pesantren. Kesimpulan penelitian ini menyoroti bahwa kesejahteraan guru dan staf dapat ditingkatkan melalui kebijakan beban kerja yang lebih seimbang dan sistem penghargaan yang lebih tepat. Rekomendasi penelitian ini meliputi penguatan sistem manajemen sumber daya manusia di Pondok Pesantren Albahjah Buyut dan penggalian sumber pendanaan alternatif untuk mendukung keberlanjutan perbaikan sosial.
Kebijakan Fiskal Dan Moneter Dalam Ekonomi Islam Perspektif Pemikiran Al Maqrizi Fadilah, Dimas; Rosyid, Abdul; Wartoyo, Wartoyo
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 7 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i7.367

Abstract

This study aims to examine Al-Maqrizi's economic thought regarding fiscal and monetary policy in depth and evaluate its relevance in the context of contemporary Islamic economics. Using a qualitative approach and literature review of Al-Maqrizi's main work Ighātsah al-Ummah bi Kashf al-Ghummah, this study identifies Al-Maqrizi's critical thinking on the phenomena of inflation, fiscal injustice, and monetary instability that occurred during the Mamluk Dynasty. Al-Maqrizi distinguishes inflation into two types: natural inflation caused by external factors and artificial inflation caused by human error, such as corruption, excessive taxation, and uncontrolled money printing. In the fiscal aspect, he emphasizes the importance of justice in the tax system, the optimization of zakat for wealth distribution, and efficiency in managing state expenditures. In monetary policy, he advocated the use of the dinar-dirham currency standard and rejected the practice of mixing metals that degraded the quality of money. His ideas align with modern economic theories, such as Gresham's Law and the quantity theory of money, while reaffirming Sharia principles that prioritize justice and balance. Research findings indicate that Al-Maqrizi's contributions are relevant in designing a fair, ethical, and sustainable Islamic economic policy system and can serve as an important reference for Muslim countries in addressing contemporary economic challenges.
Strengthening Islamic Financial Literacy through Product Innovation in The Era of Globalization: A Qualitative Literature Study from The Perspective of Islamic Economics Fadilah, Dimas; Munajat, Ma’mur; Hutabarat, Azizan Sentosah
Journal of Sharia Micro Enterprise and Cooperation Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Sharia Micro Enterprise and Cooperation
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/jsmec.v2i2.12

Abstract

This new era of digital connectivity has made information more accessible, but also highlighted challenges such as disparities in digital literacy and access to technological resources. In Indonesia, the gap in Islamic financial literacy remains a significant barrier to the optimal growth of the Islamic financial industry. Despite increasing access to information, understanding of Islamic financial products remains low. Amidst globalization and the overwhelming flow of information, product innovation is crucial for enhancing public interest and knowledge of Islamic financial services. These innovations include product simplification, the integration of digital technology, and the incorporation of Islamic values into product design and promotion. This study aims to examine the strategy of strengthening Islamic financial literacy through product innovation in response to the challenges of the globalization era, using a qualitative literature review approach from an Islamic economic perspective. The findings indicate that the low level of Islamic financial literacy in Indonesia remains a significant obstacle to the optimal development of the Islamic financial industry. In the context of globalization, product innovation is crucial to increasing the attractiveness and public understanding of Islamic financial services. This research also emphasizes the importance of the role of Islamic financial institutions, the government, and relevant authorities in providing sustainable, collaborative education based on Islamic values. Strengthening Islamic financial literacy will promote public participation in the Islamic financial system and enhance the economic resilience of the ummah both nationally and globally.
Strengthening Islamic Financial Literacy through Product Innovation in The Era of Globalization: A Qualitative Literature Study from The Perspective of Islamic Economics Fadilah, Dimas; Munajat, Ma’mur; Hutabarat, Azizan Sentosah
Journal of Sharia Micro Enterprise and Cooperation Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Sharia Micro Enterprise and Cooperation
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/jsmec.v2i2.12

Abstract

This new era of digital connectivity has made information more accessible, but also highlighted challenges such as disparities in digital literacy and access to technological resources. In Indonesia, the gap in Islamic financial literacy remains a significant barrier to the optimal growth of the Islamic financial industry. Despite increasing access to information, understanding of Islamic financial products remains low. Amidst globalization and the overwhelming flow of information, product innovation is crucial for enhancing public interest and knowledge of Islamic financial services. These innovations include product simplification, the integration of digital technology, and the incorporation of Islamic values into product design and promotion. This study aims to examine the strategy of strengthening Islamic financial literacy through product innovation in response to the challenges of the globalization era, using a qualitative literature review approach from an Islamic economic perspective. The findings indicate that the low level of Islamic financial literacy in Indonesia remains a significant obstacle to the optimal development of the Islamic financial industry. In the context of globalization, product innovation is crucial to increasing the attractiveness and public understanding of Islamic financial services. This research also emphasizes the importance of the role of Islamic financial institutions, the government, and relevant authorities in providing sustainable, collaborative education based on Islamic values. Strengthening Islamic financial literacy will promote public participation in the Islamic financial system and enhance the economic resilience of the ummah both nationally and globally.
Tindakan Bullying di Sekolah : Perspektif Sosiologi Pendidikan Fadilah, Dimas; Wardhani, Mira Oktaviana Whisnu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan suatu kenyataan universal yang ada sepanjang sejarah peradaban manusia. Pada dasarnya memang bullying sudah lama dikenal, terjadi dan berkembang mengikuti perkembangan zaman dan peradaban manusia. Tindakan bullying dapat dilakukan oleh siapa saja, di mana saja, kapan saja dan dengan berbagai bentuk. Tindakan bullying ini termasuk ke dalam penyimpangan dan kenalan remaja yang dilakukan oleh para pelajar. Teori kontrol oleh Hirski menyatakan bahwa penyimpangan dan bahkan kriminalitas atau pelaku kriminal merupakan bukti kegagalan kelompok-kelompok sosial konvensional seperti keluarga, sekolah atau kelompok-kelompok dominan lainnya dalam mengikat individu agar tetap conform. Untuk itu diperlukan kontrol/pengendalian dari keluarga yaitu orang tua, pihak sekolah dan komunitas ekstrakulikuler, sehingga kenakalan pelajar tidak terjadi lagi dalam dunia pendidikan. Sosiologi pendidikan sebagai suatu kajian yang mempelajari hubungan antara masyarakat, yang di dalamnya terjadi interaksi sosial dengan pendidikan. Sosiologi mencakup masyarakat baik secara makro (masyarakat keseluruhan), meso (proses belajar di sekolah), hingga bagian masyarakat terkecil yaitu mikro (individu di dalam masyarakat). Sekolah sebagai salah satu institusi pendidikan juga dipercaya oleh masyarakat sebagai proses pembudayaan sekaligus wahana pengembangan potensi kemanusiaan. Namun sayangnya dalam sejumlah kasus, justru menunjukkan bahwa sekolah dapat menjadi tempat berlangsungnya verbal dan nonverbal, seperti bullying. Salah satu kejadian yang sekarang sedang menjadi perhatian di dalam dunia pendidikan adalah terkait bullying di sekolah, bullying di sekolah adalah masalah yang sering terjadi dan berdampak buruk pada tatanan sosial di sekolah. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang bullying di Sekolah dalam tinjauan perspektif Sosiologi pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan studi kasus dan literature review. Dalam konteks sosiologi pendidikan, bullying dianggap sebagai fenomena sosial yang terjadi di lingkungan sekolah. Sosiologi pendidikan juga menyempurnakan pentingnya peran sekolah, keluarga dan masyarakat dalam mencegah bullying. Baik keluarga, Sekolah maupun lingkungan masyarakat dapat memberikan pendidikan dan pelatihan tentang pentingnya nilai akhlak mulia, moral, sopan santun, toleransi, penghargaan terhadap yang lebih tua dan kepada sesama. Beberapa kontrol sosial dan upaya untuk mengatasi perilaku bullying yang dapat diberikan oleh sekolah yaitu dengan cara membuat konsultasi layanan konseling dan melakukan pengawasan dengan ketat, memberikan teguran dan ancaman, dan bisa juga dengan dengan cara pemberian sanksi.