Abstract: Di tengah pergerakan ekonomi mikro yang ada di Kota Bandung, UMKM gorengan hadir bukan sekadar sebagai penyedia pangan sederhana, tetapi sebagai entitas bisnis yang bersaing dalam ruang persepsi dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran citra merek, kualitas layanan, dan kepercayaan konsumen dalam memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih produk gorengan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling, sehingga 79 orang responden yang terlibat sebagai sampel merupakan konsumen yang memiliki pengalaman langsung dalam melakukan pembelian. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel secara simultan dan parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, citra merek, kualitas layanan, dan kepercayaan konsumen memiliki pengaruh terhadap keputusan konsumen. Namun, secara parsial, citra merek tidak menunjukkan peran yang signifikan dalam membentuk keputusan tersebut. Sebaliknya, kualitas layanan dan kepercayaan konsumen terbukti memiliki pengaruh yang signifikan, mencerminkan bahwa interaksi langsung dan rasa aman menjadi fondasi utama dalam perilaku pembelian pada UMKM gorengan. Temuan ini mengisyaratkan bahwa usaha mikro yang sederhana namun kompetitif, kekuatan hubungan emosional dan pengalaman layanan lebih dominan dibandingkan sekadar persepsi merek. Pelaku UMKM perlu menitikberatkan pada peningkatan kualitas interaksi layanan serta membangun kepercayaan yang berkelanjutan guna memperkuat keputusan pembelian konsumen.
Copyrights © 2026