Studi ini meneliti asal-usul, genealogi, dan metodologi pemikiran Ahmadiyah sebagai salah satu gerakan Islam modern yang muncul di India pada akhir abad ke-19. Munculnya Ahmadiyah dipicu oleh krisis spiritual di kalangan Muslim, dominasi kolonial Inggris, dan tantangan dari komunitas non-Muslim yang mendorong munculnya gerakan reformasi. Melalui tokoh Mirza Ghulam Ahmad, Ahmadiyah mempromosikan rasionalisme, pengalaman spiritual, dan reinterpretasi konsep kenabian. Secara genealogi, gerakan ini merupakan kelanjutan dari tradisi reformis Islam India yang dikombinasikan dengan pemikiran eskatologis. Secara metodologis, Ahmadiyah menggunakan pendekatan hermeneutik yang menggabungkan akal, interpretasi ilmiah, dan wahyu spiritual. Studi ini menunjukkan bahwa Ahmadiyah tidak hanya menawarkan interpretasi baru tentang konsep kenabian dan wahyu, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai respons terhadap perubahan sosial dan tantangan zaman. Diskusi ini juga menyoroti keragaman pemikiran dalam Islam modern dan relevansinya dalam wacana teologis dan sosiologis kontemporer.
Copyrights © 2026