Kecemasan pada mahasiswa merupakan isu penting karena berdampak langsung terhadap performa akademik dan kesejahteraan psikologis. Banyak mahasiswa mengalami tekanan mental akibat beban tugas akademik dan keterbatasan ruang pemulihan (restoratif) di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan desain lanskap biofilik terhadap penurunan tingkat kecemasan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi. Metode yang digunakan adalah mixed-method dengan desain eksploratori sekuensial, yang menggabungkan eksplorasi kualitatif dan pembuktian kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan untuk mengidentifikasi elemen biofilik potensial, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) terhadap 140 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan penurunan skor kecemasan yang signifikan secara statistik setelah mahasiswa terpapar desain simulasi lanskap biofilik (p = 0,000). Elemen alami seperti vegetasi, elemen air, dan area duduk teduh terbukti mendukung relaksasi dan meningkatkan kesejahteraan mental mahasiswa. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi desain lanskap biofilik dalam perencanaan dan kebijakan kampus sebagai pendekatan berkelanjutan untuk mendukung kesehatan mental dan meningkatkan kualitas lingkungan belajar.
Copyrights © 2026