Onikomikosis adalah infeksi jamur pada kuku yang menyerang kuku jari kaki maupun tangan, dengan prevalensi lebih tinggi pada populasi yang terpapar lingkungan lembap seperti petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala onikomikosis pada petani di Wilayah Mugarsari, Kota Tasikmalaya. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1 (n = 36). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kuesioner terstruktur dan pemeriksaan fisik kuku. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin perempuan (OR = 4,375; p = 0,048), durasi paparan lumpur (χ² = 14,285; p = 0,003), kondisi alas kaki yang lembap (χ² = 8,640; p = 0,013), kebiasaan mencuci kaki (χ² = 7,388; p = 0,025), frekuensi memotong kuku (χ² = 9,106; p = 0,011), dan kebiasaan berbagi alas kaki (OR = 4,333; p = 0,038) secara signifikan berhubungan dengan gejala onikomikosis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor higiene kaki dan perilaku perlindungan diri merupakan determinan utama kejadian onikomikosis pada petani.
Copyrights © 2026