Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah gangguan kesehatan yang paling banyak ditemui pada pekerja di industri perunggasan. Pekerja Rumah Potong Ayam (RPA) terpapar berbagai agen biologis dan kimia seperti debu bulu, ammonia, dan partikel organik setiap harinya, sehingga berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama jam kerja, perilaku kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, dan status merokok dengan kejadian ISPA pada pekerja RPA Alfaraz Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan total sampel 52 pekerja RPA Alfaraz yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan observasi langsung. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact Test. Dari empat variabel yang diteliti, penggunaan masker (p = 0,001) dan perilaku kerja (p = 0,01) menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA. Sebaliknya, lama jam kerja (p = 0,159) dan status merokok (p = 0,82) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Penggunaan masker dan perilaku kerja terbukti berhubungan dengan risiko ISPA pada pekerja RPA Alfaraz.
Copyrights © 2026