Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa sekolah dasar yang sering kali dipicu oleh faktor internal psikologis, salah satunya adalah tingkat kesadaran diri (self-awareness). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris hubungan antara self-awareness dengan hasil belajar matematika siswa kelas 4 di SD Negeri 2 Tahunan. Masalah utama yang ditemukan di lapangan adalah adanya disparitas prestasi yang lebar, di mana siswa dengan hasil belajar rendah cenderung tidak mampu merefleksikan proses belajar mereka. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling terhadap 32 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner skala Likert yang dikembangkan berdasarkan teori Duval & Wicklund serta dokumentasi nilai resmi sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Product Moment (Pearson). Hasil penelitian menunjukkan adanya kontribusi positif dan signifikan antara tingkat kesadaran diri terhadap pencapaian akademik siswa. Siswa dengan self-awareness tinggi mampu mengidentifikasi strategi belajar yang efektif dan mengelola emosi saat menghadapi materi sulit. Kesimpulannya, penguatan aspek intrapersonal melalui pembelajaran sosial-emosional sangat krusial untuk meningkatkan kualitas hasil belajar matematika di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2026