Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kerja sama internasional dalam memperkuat kebijakan penanggulangan terorisme Indonesia ditengah meningkatnya kompleksitas ancaman terorisme transnasional. Permasalahan penelitian berangkat dari keterbatasan kapasitas kebijakan domestik dalam menghadapi jaringan terorisme global yang memanfaatkan konektivitas digital, mobilitas lintas negara, serta pendanaan internasional. Penelitian menggunakan metode library research dengan teknik analisis dokumen terhadap literatur akademik, laporan lembaga internasional, serta dokumen kebijakan pemerintah terkait kerja sama kontra-terorisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama internasional berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas institusional Indonesia melalui pertukaran intelijen, pelatihan aparat keamanan, harmonisasi kerangka hukum, serta penguatan koordinasi keamanan regional. Kerja sama bilateral dengan Australia dan Amerika Serikat mempercepat profesionalisasi aparat keamanan, sementara mekanisme multilateral melalui ASEAN memperkuat koordinasi kebijakan kawasan. Meskipun demikian, tantangan koordinasi antar aktor, kesenjangan kapasitas institusional, serta isu kedaulatan kebijakan masih memengaruhi efektivitas implementasi kerja sama internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerja sama internasional merupakan instrumen strategis dalam memperkuat kebijakan penanggulangan terorisme Indonesia, namun efektivitasnya bergantung pada kemampuan negara mengintegrasikan hasil kerja sama ke dalam tata kelola keamanan nasional yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026