Efisiensi tata letak fasilitas (siteplan) merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran aliran material dan kinerja operasional perusahaan logistik. PT XYZ sebagai perusahaan ekspedisi nasional menghadapi permasalahan tata letak berupa jarak perpindahan material yang panjang, terjadinya backtracking alur proses, serta kepadatan aktivitas pada area inbound dan outbound yang berdampak pada meningkatnya waktu tunggu kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang ulang siteplan pergudangan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) yang dikombinasikan dengan pemodelan dan simulasi menggunakan perangkat lunak AutoCAD dan FlexSim. Metode SLP diterapkan melalui tahapan analisis hubungan aktivitas (ARC), kebutuhan ruang, serta pengembangan beberapa alternatif siteplan. Setiap alternatif dievaluasi menggunakan simulasi pada FlexSim dengan indikator kinerja berupa staytime dan kelancaran alur bongkar muat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siteplan Alternatif X mampu meningkatkan efisiensi operasional dengan perbaikan alur material yang lebih linier dan berkurangnya konflik pergerakan. Berdasarkan hasil simulasi, siteplan Alternatif X menunjukkan peningkatan kinerja staytime dibandingkan siteplan eksisting. Dengan demikian, penerapan metode SLP terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi tata letak dan kinerja operasional pergudangan PT XYZ.
Copyrights © 2026