Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pengembangan pariwisata terhadap perubahan penggunaan lahan, kesempatan kerja, dan pendapatan masyarakat lokal di Desa Dieng Kulon, Jawa Tengah. Perkembangan pariwisata di wilayah ini dipicu oleh potensi sumber daya alam, budaya, dan sejarah yang tinggi, seperti Kawah Sikidang, Kompleks Candi Arjuna, Bukit Skoter, dan Padang Savana, yang mendorong terjadinya diversifikasi mata pencaharian masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 84 responden yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan pariwisata. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode 2020–2025 terjadi perubahan penggunaan lahan berupa peningkatan luas permukiman dan kawasan kawah, lalu diikuti dengan penurunan luas lahan ladang dan hutan lindung yang mencerminkan alih fungsi lahan untuk mendukung aktivitas pariwisata. Dampak ekonomi pengembangan pariwisata tergolong sangat signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan kesempatan kerja dengan nilai rata-rata 2,8452 dan peningkatan pendapatan masyarakat dengan nilai rata-rata 2,8690 yang berada pada kategori sangat berdampak. Pengembangan pariwisata mendorong terjadinya transformasi ekonomi dan penguatan struktur sosial ekonomi sehingga pengelolaannya perlu diarahkan secara berkelanjutan agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tetap seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan dan nilai budaya.
Copyrights © 2026