Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, arus kas, sales growth, dan struktur modal terhadap financial distress pada perusahaann sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022-2024. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif, penyajian data berbentuk angka dihasilkan dari proses perhitungan dan pengukuran. Populasi mencakup perusahaan manufaktur sub sektor Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling ditemukan 59 perusahaan dan diperoleh 177 data observasi. Terdapat 4 data outlier sehingga total sampel akhir yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 173 data observasi. Data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan perusahaan melalui situs resmi BEI dan website perusahaan. Teknik analisa data yang diterapkan yaitu analisis regresi logistik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara parsial variabel profitabilitas, likuiditas, arus kas, dan struktur modal memiliki pengaruh terhadap financial distress, sedangkan variabel sales growth tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress.
Copyrights © 2026