Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mamuju Tengah selama periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan informan yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan/desa, pendamping UMKM, serta pelaku UMKM. Data sekunder diperoleh dari dokumen APBD, laporan realisasi program, data jumlah UMKM, serta dokumen resmi terkait pengembangan ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan APBD berperan dalam mendukung pengembangan UMKM melalui program bantuan modal, pelatihan kewirausahaan, fasilitasi legalitas usaha, pendampingan, promosi, dan penyediaan sarana pendukung. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, distribusi bantuan yang belum merata, lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan kapasitas pelaku UMKM, serta monitoring dan evaluasi yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan UMKM, peningkatan transparansi alokasi anggaran, pemerataan penerima manfaat, pendampingan berkelanjutan, dan evaluasi program secara periodik agar kebijakan APBD lebih efektif dalam mendorong pengembangan UMKM daerah.
Copyrights © 2026