Pengeluaran pemerintah merupakan instrumen penting dalam kebijakan fiskal daerah yang berfungsi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks otonomi daerah, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi kunci dalam menentukan arah pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi pengeluaran pemerintah terhadap laju pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya pada periode 2018–2020. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa belanja daerah Kota Surabaya mengalami fluktuasi selama periode penelitian. Pada tahun 2019 terjadi peningkatan belanja sebesar 26,24% yang diikuti dengan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 6,08%. Namun pada tahun 2020, akibat pandemi Covid-19, belanja daerah mengalami penurunan sebesar 22,18% dan PDRB turun sebesar 4,85%. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang searah antara pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam perspektif keuangan publik, pengelolaan belanja yang efektif dan adaptif sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi, terutama dalam menghadapi kondisi krisis. Kata Kunci: Pengeluaran Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi, PDRB, Keuangan Publik
Copyrights © 2026