Superkapasitor berbasis karbon merupakan perangkat penyimpanan energi yang memiliki rapat daya tinggi, siklus hidup panjang, serta kemampuan pengisian–pengosongan cepat. Kinerja superkapasitor sangat dipengaruhi oleh interaksi antara elektroda, separator, dan elektrolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi pelarut organik Acetonitrile (ACN) dan Propylene Carbonate (PC) pada elektrolit Tetraethylammonium tetrafluoroborate (TEABF4) terhadap kinerja elektrokimia superkapasitor berbasis karbon aktif dengan separator polietilen. Pembuatan elektroda dilakukan dengan metode blending menggunakan komposisi 9 (karbon aktif) : 1 (carbon black) : 1 (PVDF). Karakterisasi struktur dilakukan menggunakan XRD, sedangkan morfologi dianalisis melalui SEM. Hasil XRD menunjukkan karbon aktif bersifat amorf dengan puncak (002), sementara polietilen memiliki struktur kristalin dengan puncak utama pada 2θ ≈ 21° (110) dan 23° (200). Citra SEM memperlihatkan karbon aktif memiliki struktur berpori yang mendukung adsorpsi ion, sedangkan separator polietilen menunjukkan jaringan fibril yang memungkinkan transport ion. Pengujian GCD pada tegangan 1 V menunjukkan bahwa penggunaan pelarut ACN menghasilkan kapasitansi lebih tinggi (47,01 F/g) dibandingkan PC, serta nilai iR drop yang lebih rendah (0,06 V vs 0,57 V). Pada rapat arus tinggi, kepadatan daya meningkat dari 166,6 W/kg hingga 676,04 W/kg, menunjukkan respons energi yang cepat. Hasil ini menegaskan bahwa pemilihan pelarut berperan penting dalam meningkatkan performa superkapasitor.
Copyrights © 2026