Minimnya kesadaran crew kapal yang menyebabkan masih terdapat insiden kecelakaan kerja terhadap kondisi dan tindakan tidak aman, serta penerapan SOP yang belum optimal dalam aktivitas operasional, membuktikan pentingnya penerapan SOC dalam mendukung implementasi ISM Code dalam mendukung penurunan tingkat kecelakaan kerja diatas kapal. Penelitian ini menganalisis pengaruh penerapan Safety Observation Card (SOC) terhadap persepsi tingkat kecelakaan kerja di kalangan crew kapal milik PT. Meratus Line. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan eksplanatori dengan desain regresi linier sederhana untuk menguji hubungan kausal antara penerapan SOC (variabel independen) dan persepsi tingkat kecelakaan kerja (variabel dependen). Populasi terdiri dari seluruh crew yang terlibat dalam penggunaan SOC, dengan sampel 76 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria masa kerja minimal enam bulan dan pengalaman mengisi SOC. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert (1–5) dan didukung dokumen laporan SOC, lalu dianalisis secara deskriptif dan dengan regresi linier sederhana melalui SPSS. Hasil menunjukkan penerapan SOC berada pada kategori sangat baik (mean 4.33), sedangkan persepsi terhadap tingkat kecelakaan kerja tergolong rendah (mean 1.629). Hasil regresi menunjukkan pengaruh negatif signifikan (R² = 0,574), artinya peningkatan penerapan SOC menurunkan persepsi tingkat kecelakaan kerja.
Copyrights © 2026