Penyelidikan tanah merupakan tahap krusial dalam perencanaan struktur bangunan, khususnya di daerah pantai yang umumnya memiliki lapisan tanah lunak dan berpotensi mengalami penurunan konsolidasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi geoteknik secara komprehensif di Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kabupaten Tabanan melalui kombinasi metode geolistrik resistivitas, pengujian Cone Penetration Test (CPT/Sondir), dan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Plaxis 2D. Investigasi lapangan dan laboratorium dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik tanah, menentukan kedalaman lapisan tanah keras, serta mengevaluasi daya dukung pondasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan tanah hingga kedalaman 8 meter didominasi oleh tanah lempung dan pasir. Lapisan tanah keras (cadas) baru dijumpai pada kedalaman ±10,5 meter yang diindikasikan oleh nilai resistivitas > 551 Ωm dan nilai Standard Penetration Test (SPT) mencapai 50. Berdasarkan pemodelan geometri Plaxis 2D pada rencana bangunan 3 lantai, simulasi pondasi dalam jenis borepile/precast di kedalaman 10,5 meter dengan pembebanan ultimate sebesar 800 kN menghasilkan nilai Faktor Keamanan (SF) sebesar 10,441. Nilai ini berada jauh di atas standar batas aman minimal SNI yaitu 1,5, sehingga desain pondasi pada kedalaman tersebut dinyatakan sangat aman dan layak untuk diaplikasikan.
Copyrights © 2026