Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi kolaboratif yang dibangun oleh produser dalam pengelolaan produksi film berbasis komunitas. Produksi film Kampia Siriah dijadikan sebagai ruang praktik yang tidak hanya berorientasi pada penciptaan karya audio visual, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan transfer pengetahuan dalam industri kreatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan praktik partisipatif dengan mengacu pada model SECI (Socialization, Externalization, Combination, Internalization) untuk memahami proses komunikasi sebagai mekanisme pembentukan pengetahuan dalam tim produksi. Kegiatan dilaksanakan melalui keterlibatan langsung dalam proses produksi yang melibatkan berbagai divisi kerja dengan dinamika koordinasi yang kompleks. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa komunikasi kolaboratif berperan penting dalam menjaga efektivitas koordinasi tim, mempercepat pengambilan keputusan, serta meminimalisasi konflik kerja dalam situasi produksi yang dinamis. Penggunaan perangkat komunikasi seperti call sheet dan master breakdown, serta interaksi interpersonal yang terbuka, terbukti mampu menyatukan pemahaman antar anggota tim.Selain menghasilkan raw footage sebagai luaran utama, kegiatan ini juga memberikan dampak signifikan dalam penguatan kapasitas tim, khususnya dalam aspek komunikasi, kerja kolaboratif, dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, komunikasi kolaboratif memiliki potensi sebagai model pengabdian yang efektif dalam pengembangan industri kreatif berbasis komunitas.
Copyrights © 2026