Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP masih tergolong rendah, yang dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional sehingga belum optimal dalam mendorong keterlibatan aktif siswa maupun pengembangan keterampilan berpikir analitik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari fitur-fitur Implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), serta bagaimana integrasi ChatGPT dalam model tersebut mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Data diperoleh melalui Google Scholar dan Publish or Perish. Dari 92 artikel yang ditemukan, sebanyak 15 artikel dipilih berdasarkan kriteria relevansi, tahun publikasi (2021–2025), dan kualitas metodologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual sehingga berkontribusi pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis. Sementara itu, integrasi ChatGPT dalam PBL memberikan dukungan berupa umpan balik instan, bantuan analisis masalah, serta penyajian langkah penyelesaian yang lebih sistematis, yang berdampak pada peningkatan kemampuan pemecahan masalah, penalaran, dan motivasi belajar siswa. Pada jenjang SMP, penerapan PBL membutuhkan scaffolding yang lebih terstruktur sesuai dengan perkembangan kognitif siswa, sehingga integrasi ChatGPT dalam PBL menjadi pendekatan yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran matematika.
Copyrights © 2026