Tanaman sawi merupakan hasil hortikultura yang umum dibudidayakan pada lahan atau lewat cara hidroponik. Perbedaan sifat dari dua lingkungan tersebut menciptakan keadaan yang berbeda pula yang berdampak pada perkembangan tanaman, maka perlu sistem pengawasan yang akurat dan segera.Studi ini berupaya menguji pengawasan tanaman sawi pada media tanah dan hidroponik memakai NodeMCU V3 ESP8266 dan memakai panel Blynk untuk pengamatan. Perangkat pengawasan ini dirancang dengan NodeMCU V3 ESP8266 yang tersambung dengan sensor suhu serta kelembapan udara, sensor lembap tanah, dan sensor temperatur cairan nutrisi. Informasi yang diperoleh dikirimkan melalui sambungan Wi-Fi dan diperlihatkan secara langsung di panel Blynk. Prosedur penelitian ini meliputi desain sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta evaluasi pada kedua jenis media tanam itu.Pemeriksaan menunjukkan jika sistem pengawasan mampu bekerja lumayan serta mengirimkan informasi secara terus-menerus. Suhu rata-rata udara pada media tanah tercatat sekitar 30–32 °C dengan perubahan kelembapan tanah yang cukup jelas, sementara pada sistem hidroponik, suhu larutan nutrisi memperlihatkan kestabilan yang lebih baik di rentang 27–29 °C. Kajian menyimpulkan bahwa sistem hidroponik menyuguhkan ketahanan variabel lingkungan yang lebih baik jika dibanding dengan media tanah. Ini dapat menjadi tolok ukur untuk kemajuan sistem pemantauan pertanian berbasis Internet of Things.
Copyrights © 2026